Info Terupdate

BASIC OF REFRACTORY : BAHAN BAKU CASTABLE BAGIAN I

 

  BAHAN BAKU REFRAKTORI KASTABEL BAGIAN I




 

A.    Grog Refraktori Bekas

Refraktori bekas yang berbentuk bata, blok, krusibel, saggar dapat digunakan sebagai grog atau agregat dalam pembuatan refraktori kastabel. Sifat refraktori ini adalah kekerasan tinggi, titik lebur tinggi, berat jenis yang tinggi, porositas tinggi, dan susus muat tinggi.  Adapun jenis refraktori bekas sebagai agregat yaitu silica, semi silica, alumina silikat. Refraktori jenis netral yaitu karbon, siliko karbida. Refraktori jenis basa yaitu magnesit, dolomit.

B.       Samot

Samot Terbuat dari lempung tahan api yang telah melalui proses kalsinasi yang kemudian digiling halus sebagai material samot. Pada umumnya bahan samot berasal dari 5 jenis yaitu sebagai berikut:

Tabel 4.1. Spesifikasi Lempung Tanah Api ( SNI )

 

 


Keterangan untuk kelas di table 4.1 adalah kelas A super heat duty). kelas B adalah high dan medium high duty. Kelas C untuk lempung pengikat dan kelas D untuk grog low heat duty.

 

Adapun bahan untuk refraktori kastabel yaitu bauksit merupakan kelompok mineral yang banyak mengandung alumina terdiri dari kandungan (a-AlO.OH), gibbsite (AlOH3) dan boechmite (j-AlOOH).

     Bahan berikutnya adalah Active Alumunium Oxide merupakan alumina hidrat (Al2O3nH2O). Bahan yang tidak kalah penting yaitu Calsined Alumina hasil kalsinasi suhu 900 – 1000 C sehingga terjadi tidak mengandung air kristal. Bahan tambahan lain seperti tabular Alumina, Fumed silica, magnesia, lempung plastis, semen Alumina.

     Dimana semen alumina dikelompokkan menjadi Semen Fondu yaitu kadar Al2O3 39 %, titik lebur 1270 C. Semen Secar 51 yaitu kadar Al2O3 50,4%, titik lebur 1440 C. Semen Secar 71 yaitu kadar Al2O3 71,0 %, titik lebur 1700 C. Semen Secar 80 yaitu kadar Al2O3 80,5, titik lebur 1750 C dan bahan aditif

 

Penambahan bahan aditif dalam pembuatan refraktori kastabel dimaksudkan untuk mendapatkan sifat-sifat tertentu seperti kecepatan waktu pengikatan, keplastisan, dispersi, koagulasi, dll. Adapun bahan-bahan aditif yang sering digunakan dalam pembuatan kastabel adalah sebagai berikut asam sitrat, asam fospat, sodium silikat, sodium poly pospat (sttp, shmp), alumunium chloroposfat, alumunium chlorohydrat, alumunium orthoposfat., magnesium chloride, methyl cellulose.

 Untuk lebih lengkap dapat membeli buku " BASIC OF REFRACTORY " pada link ini --> :BASIC OF REFRACTORY Atau Hubungi Admin melalui email di Web ini

0 Comments

© Copyright 2022 - Sampaikan Kebaikan